Wednesday, 8 June 2016

PANTASKAH ACEH MENJADI SEBUAH NEGARA ??


Nanggroe Aceh Darusallam adalah salah satu provinsi di Indonesia. Yang terletak di ujung bagian barat Indonesia.
Menyebut nama Aceh tidak asing lagi karena dari sejak zaman dulu Aceh sudah di kenal dunia.
sampai Acehpun mendapat julukan Seuramoe Mekkah. Karena tradisi dan adat yang masi melekat di hati masyarakat Aceh. sampai peraturan syariat islam masih di tegakkan di muka bumi Aceh.
Tapi untuk berbicara apakah Aceh bisa menjadi sebuah negara ?
Dan pantaskah Aceh jadi sebuah negara ?
Masyarakat Aceh sendiri memang mengingikan Aceh menjadi salah satu negara. Sakit hati yang terpendam dalam hati masyarakat Aceh tidak jauh dari kekecewaan terhadap Indonesia. Yang telah mengkhianati Aceh pada zaman dulu. Yang menjanjikan Hukum syariat islam di indonesia. faktanya itu hanya janji palsu yang terus menghantui rakyat Aceh.
Dan itu hanyalah masa lalu yang tak bisa di lupakan. dan akan terus terpendam dalam hati.
tapi faktanya sekarang kita jangan melibatkan masa lalu. yang akan merusak pemikiran kita berasama.
realitanya adalah apakah bisa Aceh menjadi satu negara ?
dan mungkinkah ??
Jika Aceh menjadi satu negara, apakah rakyat akan makmur ??
apakah rakyat akan sejahtera ??
apakah para pemimpin tidak mementingkan kepentingan pribadi dahulu setelah itu baru rakyat ?
apakah keadilan bisa di tegakkan, yang mana para-para petinggi atau istilahnya yang punya jabatan bisa di HUKUM secara adil jika terbukti bersalah ?
Was-was atau waspada memang harus ada. karena terlalu banyak modus dan janji yang kita dapatkan sebagai rakyat. jika dikhianati oleh bangsa lain kita bisa angkat parang, tapi jika dikhianati bangsa Aceh sendiri rasanya tidak bisa terbayangkan. mau kita berperang, itu saudara. mau kita hukum gantung, itu saudara. jika kita biarkan malah merajalela.
Jadi pantaskah Aceh jadi salah satu negara ?
atau kita rakyat aceh hanya pantas menjadi boneka Indonesia ?
Kapan pemuda pemudi Aceh bangkit untuk membangun Aceh ?
atau memang pemuda pemudi Aceh sudah terlanjur lupa dengan sejarah, adat dan budaya Aceh ?