Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering kita panggil Pak Ahok, Ahok saat ini tengah dilanda hukum dengan tuduhan penistaan agama. Bagaimanapun juga bukti sudah jelas bahwa Ahok menghina Al-Quran surat Al-Maidah, tapi status pak Ahok saat ini masih tersangka dan belum jelas apa hukuman yang akan di dapatnya.
entah itu penjara dalam kurun waktu beberapa tahun atau mungkin ada hukuman lain.
Yang jelas sekarang kita sebagai warga negara Indonesia harus mempertanyakan bagaimana hukum keadilan di negeri tercinta kita ini. Apakah hukum di negeri kita ini hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.
mudah-mudahan hukum yang akan di terima pak Ahok sesuai dengan perbuatannya.
Jangan kita hanya sibuk berdebat sampai ratusan tahun tapi hukum dan keadilan tidak jelas, untuk apa kita berdebat dan berunding terus menerus ?
Hukum adalah hukum dan kesalahan itu perlu keadilan yang bijaksana.
Saya jadi teringat perkataan Aa gym, untuk apa kita berlomba-lomba untuk mendapatkan pujian dan jabatan, sementara hidup kita sendiri belum betul. Seharusnya kita selalu memperbaiki diri, toh walaupun kita terus berlomba untuk mendapatkan jabatan, kita juga akan pensiun dan juga mati.
hasilnya pun juga tidak kita bawa mati, yang kita bawa juga amal.
Yang jelas saya sendiri sebagai muslim mengharapkan keadilan untuk pak Ahok, bukan hanya berdebat sepekan atau beberapa pekan. Hukum itu harus di tegakkan.
Dan bagaimana nantinya kita yang sudah menunggu hasilnya tapi tidak sesuai dengan kenyataannya.
Apabila pengadilan mengetuk palu dan berkata, dengan kasus tuduhan penistaan agama yang dilakukan ahok, ahok terbukti tidak bersalah...
apa yang akan terjadi selanjutnya, apa kita harus demo lagi ?
kita hanya mengharapkan keadilan yang jujur.
entah itu penjara dalam kurun waktu beberapa tahun atau mungkin ada hukuman lain.
Yang jelas sekarang kita sebagai warga negara Indonesia harus mempertanyakan bagaimana hukum keadilan di negeri tercinta kita ini. Apakah hukum di negeri kita ini hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.
mudah-mudahan hukum yang akan di terima pak Ahok sesuai dengan perbuatannya.
Jangan kita hanya sibuk berdebat sampai ratusan tahun tapi hukum dan keadilan tidak jelas, untuk apa kita berdebat dan berunding terus menerus ?
Hukum adalah hukum dan kesalahan itu perlu keadilan yang bijaksana.
Saya jadi teringat perkataan Aa gym, untuk apa kita berlomba-lomba untuk mendapatkan pujian dan jabatan, sementara hidup kita sendiri belum betul. Seharusnya kita selalu memperbaiki diri, toh walaupun kita terus berlomba untuk mendapatkan jabatan, kita juga akan pensiun dan juga mati.
hasilnya pun juga tidak kita bawa mati, yang kita bawa juga amal.
Yang jelas saya sendiri sebagai muslim mengharapkan keadilan untuk pak Ahok, bukan hanya berdebat sepekan atau beberapa pekan. Hukum itu harus di tegakkan.
Dan bagaimana nantinya kita yang sudah menunggu hasilnya tapi tidak sesuai dengan kenyataannya.
Apabila pengadilan mengetuk palu dan berkata, dengan kasus tuduhan penistaan agama yang dilakukan ahok, ahok terbukti tidak bersalah...
apa yang akan terjadi selanjutnya, apa kita harus demo lagi ?
kita hanya mengharapkan keadilan yang jujur.

0 komentar:
Post a Comment